Berawal dari keinginan untuk terlihat lebih kurus malah keblablasan dan berakibat fatal menjadi pengidap anoreksia (gangguan pola makan). Selama ini para peneliti terus mencari kenapa orang normal bisa terganggu psikologisnya yang mennyebaabkannya anoreksia.
Gangguan pola makan selama ini selalu dipandang sebagai suatu penyakt yang diakibatkan oleh faktor psikologis juga sosial seperti kelebihan berat badan yang membuatnya malu untuk berteman dengan siapapun.
Tapi kini ilmuan berhasil menemukan faktor lain penyebab anoreksia dari sisi biologis. Sebuah studi menemukan perbedaan jumlah protein BDNF (Brain Derived Neurotropic Factor) di otak antara perempuan sehat dan anoreksia.
Anoreksia adlah gangguan pola makan yang serius dan bisa berakibat fatal seperti kematian. Umumnya gangguan ini terjadi pada kaum perempuan dan dimulai saat seseorang sangat memperhatikan penempilan tubuhnya atau pada masa pubertas. Orang dengan anoreksia biasanya memilliki berat badan 115 persen di bawah badan normal.
Meskipun sampai saat ini para ilmuan belum dapat mengerti seutuhnya mengenai penyebab fisik anoreksia, tapi beberapa penelitian menunujukan bahwa kadar protein BDNF yang rendah di otak bisa mempengaruhi seseorang menjadi anoreksia.




0 komentar:
Posting Komentar